AYO BUNDA CARI TAHU RENTANG KONSENTRASI ANAK USIA DINI
SIMAK TIPS DAN TRIK MENAIKKAN RENTANG KONSENTRASI ANAK BERIKUT YA BUN...
"Rentang konsentrasi anak yang ideal adalah dua hingga tiga menit dikali usia mereka" (Publikasi Brain Balance Centre)
Contoh: Anak usia 2 tahun (4-6 menit), Anak usia 4 tahun (8-12 menit), Anak usia 8 tahun (16-24 menit)
Ini adalah waktu ideal anak mempertahankan fokusnya.
Ini adalah waktu ideal anak mempertahankan fokusnya.
Nah, apakan anak-anak Bunda sudah mencapai rentang ideal itu?
Coba kita cek ya Bun... Ketika anak usia 2 tahun duduk tenang melakukan kegiatan selama 5 menit lalu kabur mengambil mainan yang lain, wajar tidak?
Yes, wajar sekali ya. Usia 3 tahun rentang konsentrasinya hanya sekitar 4-6 menit.
Coba kita cek ya Bun... Ketika anak usia 2 tahun duduk tenang melakukan kegiatan selama 5 menit lalu kabur mengambil mainan yang lain, wajar tidak?
Yes, wajar sekali ya. Usia 3 tahun rentang konsentrasinya hanya sekitar 4-6 menit.
Yuk, kita simak tips dan trik buat menaikkan rentang konsentrasi:
1. Turunkan Ekspektasi, Naikkan Konsistensi
Catat ya Bun, jika dari larir anak sudah disodorin screentime berlebihan dan jarang sekali aktivitas hands on atau minim main di alam maka wajar jika terbentuk rentang konsentrasi yang pendek dengan media gambar yang tak bergerak (buku) atau duduk tenang ketika muroja'ah.
Mulai dari kita orangtuanya, tidak ada cara lain. Mulaialah konsisten "menggugah kecintaan" anak-anak pada ilmu. InsyaAllah, rentang konsentrasi anak akan melejit jauh diatas usianya.
2. Berikan Jeda untuk "Aktivitas Lain"
Anak 2 tahun rentang konsentrasinya 4-6 menit. Maka jika berharap ia fokus 20 menit, berikan jeda misalnya 2 menit tiap 4-6 menit.
Bisa melakukan kegiatan bebas ya Bun... Senyaman anak dan juga Bunda. Saat anak teralihkan lalu mengajak fofus lagi, anggap itu rentang konsentrasi dari awal ya...
3. Jangan Ada Distraksi Berlebihan
Anak itu makhluk super sensitif, dia tahu kita tidak fokus, dia tahu kalau kita hatinya tidak enak atau kita sedang malas meladeni dia. Tapi dia juga tahu kita mencintai mereka...
Jika mau melakukan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi anak, misalnya membacakan buku secara nyaring selama 10-15 menit, maka matikan TV, jauhkan gawai (silent kalau perlu), jangan sambil ngobrol dengan orang lain apalagi sambil mengerjakan tugas domestik.
4. Istrirahat Cukup, Kurangi Paparan Layar
Patikan anak-anak memiliki jadwal tidur yang teratur. Cukup main, cukup makan,dan cukup tidur.
Semakin teratur jadwal keseharian mereka, tantrum dan rewel yang tidak jelas InsyaAllah akan berkurang. Dan yang terpenting BATASI SCREENTIME ya Bun... Supaya otak anak tidak lelah.
5. Akrabkan Anak Dengan Waktu Ibadah
Jadikan adzan sebagai penanda waktu anak untuk beraktivitas dan istirahat.
"Nak, sebentar lagi adzan dhuhur, shalat lalu makan siang dan tidur ya"
"Nak, bangun yuk, sudah Ashar"
Dan seterusnya sampai anak terbentuk alarm tubuhnya "Nak sebentar lagi adzan ya..." Bahkan berdiri tegak saat shalat juga melatih konsentrasi anak. MasyaAllah...
Tips dan trik diatas dilakukan semua ya Bun... Jangan ada yang di skip!
Karena nanti, saat anak semakin dewasa, Mereka butuh akal, jiwa dan jasmani yang hadir secara utuh penuh KONSENTRASI saat BERIOBADAH dan membaca Kalam Allah